Untuk poroduk Aestura selanjutnya yang saya gunakan ada si Cream dan lotion nya.
Kenapa review 2 produk ini saya gabung, karena feel dikulitku saat menggunakan produk ini tidak terlalu beda.
𝐀𝐞𝐬𝐭𝐮𝐫𝐚 𝐂𝐫𝐞𝐚𝐦 :
Dikemas dengan model flip top, ukuran 80ml, desainnya simple sesuai dengan line nya.
Cream nya ini aromanya lebih tercium dibanding dengan aroma cream mist dan lotion, aromanya mirip aroma obat, tapi sama sekali tidak mengganggu.
Untuk teksturnya creamy white agak sedikit thick, terdapat butiran DermaON® Soft Capsule yang membuat krim ini mudah diserap oleh kulit. Butiran capsule nya tidak bertekstur kasar jadi langsung melt pas diaplikasikan ke kulit. Finishnya lembab, seperti melapisi kulitku, cukup berat dikulitku yg oily.
𝐀𝐞𝐬𝐭𝐮𝐫𝐚 𝐋𝐨𝐭𝐢𝐨𝐧 :
Dikemas dengan botol pump berukuran 150ml, pump nya mulus tidak pernah bermasalah.
Aromanya samar-samar tercium, sama sekali tidak mengganggu, dan cepat menghilang juga aromanya.
Teksturnya creamy white juga tapi ini tidak ada butiran seperti si cream, dan agak sedikit cair dibandingkan cream nya. Mengandung DermaON® Soft Capsule juga dan ada tambahan phytosphingosine (komponen lipid yang diambil dari fermentasi ragi).
Finishnya hampir sama seperti cream nya tapi ini agak sedikit lebih ringan.
Lotion nya ini bisa digunakan untuk badan juga loh
Kedua produk ini dikulitku tidak bisa digunakan bersamaan (layering), karena keduanya lembab banget. Dan kalau digunakan bersamaan malah membuat kulitku yang oily terasa berat, terlihat kusam, dan berminyak.
Cara saya agar bisa menggunakan kedua produk ini adalah dengan cara lotion saya gunakan dipagi hari karena teksturnya yg lebih ringan dibanding si cream. Dan untuk cream nya saya gunakan dimalam hari buat mengunci kelembaban selama tidur. Dengan cara yang seperti ini dikulitku jadi lebih enakan gak over moist, gak terlalu berat dan tidak kusam.
#Afandiary #Gifted/Try&Review
Komentar
Posting Komentar